Senin, 09 September 2013





Saat kami casting memburu ikan arwana di Rawa Biru Merauke, Papua, tiba-tiba umpan Pak Ugi anggota  Terminal Fishing Club (TFC)  disambar  ikan tarpon atau ikan bulan bulan. Kami tentunya sangat kaget lantaran posisi danau Rawa Biru airnya murni freshwater bukan air payau. Untuk Nah dalam rubrik ini saya cerita soal ikan tarpoon. 
 
Pak Ugi girang setelah mendapat ikan tarpoon. Foto: Marcus W Nugroho

Konon ikan air payau yang mempunyai tenaga luar biasa saat terpancing adalah ikan tarpon dan ikan payus atau bandeng laki. Di manca negara, banyak pancinger yang tersihir dan terpikat memburu ikan tarpon karena memang sangat eksotik saat terpancing. Bahkan banyak majalah dari luar negeri mengulas ikan tarpon secara terus menerus. Banyak pancinger mengira bahwa ikan tarpoon  adalah  sama dengan dengan ikan payus ata bandeng laki, padahal kedua ikan ini jelas berbeda.

Cirinya sederhana yang mudah diingat adalh ikan tarpoon bersisik besar, tapi kalau payus sisik sama dengan sejenis bandeng, alias kecil-kecil. Tarpon/bulan-bulan hampir mirip dengan bandeng hanya bolanya matanya lebih besar.  Tarpon, yang didaerah kita disebut dengan nama bulan-bulan atau disebut juga megalops berahang lebar, dengan surai di sirip punggungnya. Sedangkan payus atau disebut juga bandeng laki nama kerennya ladyfish,  bentuk badan lonjong panjang. Memang kedua masuk jenis bandeng, tapi beda dengan bandeng yang biasa kita ketahui (channos channos) yang biasa dibudidayakan ditambak-tambak.

Tarpon, Si Rahang besar
Ciri khas yang unik dari tarpon adalah memiliki rahang yang besar, sehingga dia bisa memangsa makannya sekali sergap. INama popular ikan ini adalah Indo-Pasific Tarpon dengan nama ilmiah  megalops cyprinoides, yang masih satu keluarga dengan megalopidae. Di negara kita ikan ini memiliki Nama local dan daerah seperti : bandeng laut, bandeng Bulan, bulan-bulan, bale hebo, dan cupang.
Tarpoon rahangnya besar. Foto : Marcus W  Nugroho
Habitat aslinya  bisa hidup di laut maupun air tawar, namun banyak dijumpai di air payau. Ikan ini paling suka  hidup dimuara sungai, pantai dan hutan-hutan bakau. Laguna, setu atao danau.

Ikan tarpon bisa mencapai panjang maksimal  150 cm, dengan berat maksimal 18kg. Ikan ini juga bisa menyelam di kedlaman 50 m dan menurut penelitian umurnya bisa mencapai 44 tahun. Ikan ini suka berkelompok/bergerombol untuk mencari makan ikan-ikan kecil dan krustacea. Ikan ini paling banyak hidup di daerah tropic dengan suhu air berkisar 22°C - 24°C.
Penyebaran ikan tarpon mulai dari  Indo-Pacific: Red Sea and Natal, South Africa to the Society Islands, north to southern Korea, south to the Arafura Sea and New South Wales. Restricted to high islands (Palau, Caroline and Mariana islands) in Micronesia. South China Sea, Taiwan Strait, and East China Sea.

Mancing Tarpoon
Para pancinger penggila mancing tarpoon. paling senang mancing  ikan tarpoon dengan berbagai tehnik yaitu dasaran, palampung/ gantung, ngoncer, casting. Dan fly fishing. Darri masing-masing tehnik mancing memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Umpan yang biasa digunakan sederhana yaitu dengan udang api, ikan kecil-kecil dan lure ( spoon, minipopper, minnow, spinner, softplastic ***mrk


0 komentar:

Posting Komentar