Senin, 25 Maret 2013



Ikan kuwe rambe saat terpancing akan “menari” dengan cara memutar, miring tiada henti-hentinya. Mulai dari bawah hingga permukaan ikan kuwe rambe akan terus bergoyang, sehingga  tarian perlawanan ikan kuwe rambe atau ikan yang sering dipanggil dengan nama ikan ebek ini bisa menghipnotis siapapun yang menariknya. Daya tarik ikan ebek inilah yang akan kami bahas dalam laporan utama.
Muhamad Ugi fishing at Pamanukan - West Jawa, Indonesia.

Untuk menyaksikan dan merasakan langsung bagaimana menariknya tarian ikan ebek maka Berita Mancing melakukan trip mancing ke Probolinggo Jawa Timur, Pulau Mundu Merak Banten, Sea moun reef (SMR) Lampung dan Ujung Kulon. Dalam perjalanan panjang mencari ebek inilah kami sajikan  untuk  anda, supaya anda menikmati bagaimana tarian ikan eksotis ikan ebek.
Sebelum kami ceritakan bagaimana tariannya maka kami akan cerita tentang ikan ini. Ikan kuwe rambe model siripnya yang panjang bak rambut gadis yang dikucir membuat ikan ini memiliki pesona yang menawan. Konon cerita rambutnya bisa ngejabrik sehingga  seolah-olah ikan kuwe rambe kecil terkesan menjadi besar. Upaya ngejabrikin rambutnya ini adalah naluri alamiah untuk menyelamatkan diri dari predator besar. Ikan kuwe rambe memiliki  nama keren  threadfish India atau Africa Pompano  dengan nama latin Alectis indicus, merupakan ikan dari keluarga jack, Carangidae. Entah siapa yang memberi nama ikan threadfish india, mungkin bentuknya memang  seperti rambut seorang Indian kali  ye hehehe. Kalau di Malaysia namanya kedengaran lucu yaitu ikan ebek, mungkin dulu orang sana melihat  ikan  ini seperti bebek maka dipanggillah ikan ini dengan  ebek, hahaha. Namun banyaknya media negeri jiran yang membanjiri daerah kita maka nama ikan ebek melejit dan melebihi nama lokal yakni kuwe rambe.


Harry fishing Afican Pompano at Tunda Island Indonesia

Spesies ini tersebar luas di perairan tropis Indo-Pasifik Barat Samudra , mulai dari Afrika timur ke India , Asia , Indonesia dan Australia . Ikan kuwe rambe mirip dengan dua spesies lain  dalam genus Alectis, dengan sedikit cekung dalam profil dari kepala yang paling jelas membedakan fitur yaitu nonong alias jendol.  Besarnya dan pertumbuhan ikan kuwe rambe kira-kira 150 cm  bisa mencapai panjang 165 cm dengan bobot mencapai 25 kg. Ikan kuwe rambe paling doyan makan ikan-ikan kecil, cumi-cumi dan krustasea.
 Marcus Widhi Nugroho dan African Pompano  Fish

Berburu Ebek Ke Probolinggo
Ikan kuwe rambe atau yang sering dikenal dengan nama ikan ebek banyak dijumpai di daerah Jawa Timur seperti Pasir Putih, Situbondo dan Probolinggo. Untuk membuktikan kabar  apakah masih banyak ebek di daerah itu Berita Mancing bersama pancinger abg Surabaya  Utama Nandya, Hartono, pada tanggal 23 Desember 2011 meluncur ke  daerah Probolinggo Jawa Timur. Dipilih lokasi Probolinggo untuk mencari ebek karena Pak Hartono kenal dekat dengan Pak Pingkan pancinger Probolinggo yang sudah menguasai hot spot ikan-ikan dasar termasuk ikan ebek di daerah itu.
Tanggal 23 malam kami meninggalkan Surabaya menuju rumah Pak Pingkan di Probolinggo. Pak Pingkan adalah kawan akrab Pak Hartono yang sering mancing di daerah Probolinggo. Saking seringnya mancing, dia memiliki kapal langganan yang sering dipakainyauntuk memancing ebek dan ikan-ikan dasar . “Probolinggo lautnya tergolong unik. Ikan-ikan pelagis semacam layaran, mahi-mahi, tenggiri, barakuda sering masuk ke perairan Probolinggo. Untuk ikan dasar terdapat ikan kakap kuwe terutama kuwe rambe atau ebek,karena di daerah ini banyak tertanam rumpon yang dibuat oleh masyarakat  dan nelayan setempat,” kata Pak Pingkan menjelaskan kepada kami mengenai potensi laut Probolinggo saat kami sampai di rumahnya.
Untuk memburu ikan-ikan dasar dan ebek, Pak Pingkan menyiapkan dua box udang. “Udang adalah umpan yang paling mudah dan sangat digemari ikan-ikan dasar. Untuk menjaga udang tetap hidup maka air dalam box harus air yang jernih dan airnya harus kita putar dengan aerator,” jelas Pak Pingkan kepada saya.
Semua persiapan dan umpan sudah siap kini saat beraksi. Kapal milik Pak Arifin pun melaju  kedenngan kencang ke salah satu rumpon.  Saat pagi menjelang merupakan saat yang paling asik untuk menikmati ikan-ikan dasar termasuk kuwe rambe. Benar saja kami saat itu menarik ikan kakap merah disertai narik kuwe rambe alias ebek. 
Utama Yofa fishing african pompano at Probolinggo, East Jawa

Saat ikan menyambar umpan, ikan terus mengamuk, menari ke sana kemari tidak mau menyerah. “Ikan ini akan marah saat mengetahui dirinya terpancing,” kata Hartono kepada BM. Ya saat itu kami dibuatnya sangat happy karena sikuwe rambe  terus menerus membuat tarian-tarian yang membuat hati kami dag dig dug berdegup kencang. Kenur-kenur kecil yang kami pakai cukup membuat andrenalin kami  takut kalau kenur putus sehingga jantung kami juga berpacu kencang saat fight.
Meski hanya setengah hari kami mancing cukuplah bagi kami menikmati tarian ikan ebek dan ikan kakap merah. Satu cool box kakap merah dan puluhan ebek membuat kami semua tertawa bahagia. Bahkan Utama Nandya menyatakan habis natal dan menjelang pergantian tahun akan kembali menikmati tarian ikan-ikan ebek Probolinggo Jawa Timur. “Tarikannya bak tarian erotis rek sampe aku ketagihan,” kata Utama Nandya yang tak pernah lupa sensasi mancing ikan kuwe rambe.
Sembunyi Sekitar Pulau Mundu hingga SMR
Tarikan ebek bukan hanya bisa dinikmati pancinger jawa Timur saja, namun pancinger sekitar Jakarta pun bisa menikmati tarian ikan ebek di sekitar daerah Merak  Banten seperti Pulau Mundu dan Pulau Sebesi, dan Pulau Tunda. Hal ini seperti yang alami oleh  Haryanto alias Ateng yang sering menjajaki periaran Merak tepatnya mendapat ikan ebek. “ Daerah Pulau Mundu karangnya masih relative baik sehingga banyak populasi ikan-ikan ebek di tempat ini dan banyak ikan-ikan dasar seperti kakap, jenaha, dan kerapu. Dalam setiap trip kami sering mendapat ikan ebek,” cerita Ateng kepada Berita Mancing.
Untuk memburu ikan ebek, Ateng menggunakan umpan alami seperti cumi-cumi. “Cumi kita iris  lalu kami tempatkan di kail layaknya mancing dasar. Memang saat bersamaan  bukan hanya ikan ebek yang naik namun ikan kakap merah, jenaha dan kerapu, “ cerita Ateng kepada berita Mancing.
Soal bagaimana nikmatnya mancing ikan ebek inilah yang membuat Ateng dan kawan-kawanya juga memburunya hingga Ujung Kulon. Ia begitu bahagia ketika mendapat ikan ebek. Ikan kecil namun memiliki tenaga luar biasa inilah yang membuat pancinger  ketagihan untuk memancingnya.
Hal yang sama juga di almi oleh Hari atau yang dikenal dengan nama fishyforum menggunakan nick name Sea ghost, ia begitu bahagia ketika dirinya mendapat ikan ebek di daerah Pulau Tunda.”Kalo niat cari ebek gak jauh dari Jakarta ada daerah Pulau Tunda Serang  merupakan lokasi mancing yang aduhai banyaknya ikan” kata Sea Ghost kepada BM saat bertemu dalam event turnamen pulau Tunda di fishy forum.

Menurut Hari memang ikan ini tidak terlalu menonjol kepopulerannya dikalangan pancinger lantaran size ikan ebek memang tidak besar. Rata-rata ikan yang terpancing biasanya berkisar antara 1 kg – 6 kg. Karena ikan tidak terlalu besar dalam memburu ikan-ikan ebek atau ikan dasar  menggunakan piranti ringan kelas 4 lbs – 16 lbs sudah cukup baik untuk memancing. Sedangkan joran kelas light dan medium cukuplah untuk memburu ebek. Untuk reel biasanya menggunakan kelas 1000 sampai 3500 cukup. Nah Selamat mancing ebek.***bm

0 komentar:

Posting Komentar