Sabtu, 27 April 2013



Memancing bersama keluarga  dan orang tercinta adalah impian yang selalu didambakan para pancinger. Pastinya dengan kegiatan memancing bersama keluarga maka  jalinan kasih dan keakraban akan terjadi, sehingga kesenangan bersama bisa diraihnya. Bersuka ria bersama orang tercinta adalah menjadi impian setiap orang yang berumah tangga, pesan inilah pesan liputan Mancing Mania Trans 7 dalam episode “Parade Strike Jenaha” yang  dilakukan di kolam air  asin Malaysia  bersama keluarga Joe Mich yang membawa anaknya tercinta Lativa dan istrinya Rita Effendi, selain itu  ada Andri Sugianto dan Selly. Bagaimana serunya mereka mancing di negeri jiran akan saya (Dudit Widodo) ceritakan kepada pembaca Berita Mancing.

Dengan bekal semangat membuat tayangan mancing yang bernuansa keluarga, saya host MMT7, Dudit Widodo dan kru akhirnya memilih mancing bersama keluarga Joe Mich dengan spot tujuan adalah Malaysia. Dari berbagai informasi yang kami himpun di daerah Malaysia terdapat kolam asin yang ditebar ikan-ikan laut semacam kerapu dan jenaha. Yang menarik dari pemancingan ini adalah di dalamnya terdapat kerapu monster.
Dari Kuala lumpur untuk menuju ke lokasi kolam  dapat ditempuh dengan kendaraan selama dua jam. Sambil ngobrol soal mancing akhirnya kami  pun tiba di spot unik yang satu ini. Ya  pemancingan kolam air asin ls. “Kami sengaja datang ke pemancingan air  asin di Malaysia, palng tidak memberi gambaran pemirsa di tanah air bahwa di Negara tetangga ada yang membuat pemancinan kolam air asin yang diisi dengan ikan-ikan laut. Dengan tayangan ini paling tidak bisa memberi wacana pancinger yang ingin membangun kolam pemancingan air asin,” kata saya saat kru MMT7 membukan opening trip ini. Sebelum memancing, saya  berjalan  keliling melihat foto-foto pancinger dengan ikan-ikan yang dipasang di arena kolam. Melihat foto foto ini, kami jadi terbayang akan strike ikan besar disini dengan mudah. “Ini adalah  ikan-ikan laut yang biasa kami pancing dilautan ternyata bisa juga dipancing disini, benar-benar unik,” kata saya  kepada kawan-kawan.
“Kerapu monster inilah yang sebenarnya menjadi target kami,  namun  yang paling banyak dinaikkan disini sepertinya ikan jenaha,” kata saya  sambil menunjuk foto ikan kerapu besar yang dipajang di salah satu dinding kolam.

Keunikan lain di pemancingan ini adalah  menjamin pancinger  yang kesini pasti dapat ikan. “jadi ini adalah kolam pancing anti boncos hahaha, hebat kan? ”kata Joe sambil tertawa riang.Dengan membayar seratus lima puluh ringgit per orang/pancinger diperbolehkan membawa ikan yang berhasil dipancing selama tiga jam. Dan kami segera membayar  untuk mulai bergembira ria menikmati tarikan ikan-ikan laut dipemancingan.
Nah kini saatnya memancing, umpan-umpan kelemparkan ke titik spot yang kami duga ada ikannya. Kali ini kami menggunakan umpan cumi-cumi dengan harapan sang kerapu monster akan menghajar umpan kami.
Dikejauhan  terjadi strike, pancinger  asal Malaysia ini berhasil menaikkan seekor jenaha. Saya memperhatikan pancinger itu terlihat senang ketika ikan berhasil didapatkan. Saya kembali konsentrasi dan akhirnya kenur mulai mengencang dan joran mengangguk –angguk, pertanda ikan menyambar umpan. “Strike…!”teriak saya. Tanpa banyak bicara maka saya segera mengajar ikan dan memenangkan pertarungan. Tidak lama kemudian, seekor jenaha cukup besar berontak diatas permukaan. “mantap, ikan  jenaha yang cukup besar,”kaya saya saat kru MMT7 mengshooting saya.
Keberhasilan saya sebagai pembukan ternyata berlanjut pada parade strike terus menerus. Kali ini ikan besar melengkungkan joran Muhammad, seorang pancinger Malaysia, Ia mulai tersenyum saat berhasil menaikkan ikan. Kembali double strike terjadi  antara Joe Mich dan pancinger Malaysia itu.
Joe dengan penuh semangat terus mengajar ikan, sementara di sisi kolam yang lain pancinger Malaysia juga sedang fight. Aksi mereka berdua tatkala berduel dengan ikan sangat seru sekali. Nah keduanya tampi sebagai pemenang dengan mendapat  ikan yang cukup besar. “Wow.. mantaap!” kata Joe senang.

Mancing jenaha di pemancingan terasa mancing di tengah lautan tempat dimana ikan jenaha itu berada seperti habitat aslinya. Ikan jenaha memiliki banya sebutan seperti lane snapper, spot snapper, snapper cady, biajaiba, dengan tipe: lutjanus synagris. Ikan Jenaha  besarnya antara  0,5 kg – 2,5 kg. Ada yang mencatatkan rekor dunia ikan jenaha seberat 7 pound.
size: average 0.5 kg, can reach 2.5 kg
Karakter ikan jenaha sangat aktif menyerang umpan alami atau umpan buatan, namun ikan ini bukan ikan yang memiliki pertarungan yang kuat saat terpancing. Umpan yang banyak digemari adalah cumi-cumi, terbukti umpan cumi kami cukup ampuh untuk ikan ini.

Meski kami sudah mendapat jenaha, namun monster kerapu target kami belum berhasil kami dapatkan juga. Jujur saja saya berharap untuk mendapatkan kerapu.
disisi kiri kolam. Saya lihat Pipin berhasil strike. Melihat hal itu kameraman saya langsung mengshoot dia. Perlawanannya cukup mengasikan, sayangnya  ikan langsung masuk ke dasar kolam
Satu jam kemudian kedi mulai melepaskan lagi ikan-ikan di kolam. Wuiihh ternyata masih banyak ikan yang bisa dilepaskan dan umpan saya kembali disambar ikan. Pelan namun pasti saya mulai menikmati perlawanan ikan yang cukup lumayan. Dengan reel kelas 3000 yang saya gunakan cukup untuk memenangkan pertarungan.
Tiga jam pun berlalu namun kerapu monster pun belum berhasil kami naikkan. Saya juga melihat Andri yang masih boncos langsung menuju kolam bibit atau kami sebut kolam eksekusi. Di kolam bibit  inilah para pancinger  yang tidak mendapatkan ikan sama sekali di kolam besar, diperbolehkan memancing sampai mendapatkan satu ikan saja untuk dibawa pulang. Jadi memang betul  kalau dikatakan memancing disini pasti dapat ikan, hahaha, kolam anti boncos.

Di kolam itu saya melihat aksi seru Amman, bocah lucu ini membantu ayahnya menaikkan ikan di kolam  bibit. Hebat! dua ekor ikan berhasil dinaikkan Amman sekaligus. Tertawanya yang lucu saat fight membuat kami semua tertawa. Tak lama kemudian Andri akhirnya strike juga!  Saat ikan andri naik ke permukaan semua tertawa terbahak-bahak karena ia mendapat ikan kecil. “Emang rejeki kau kecil dri..,” kata Joe Mich meledek andri. Walau kecil, ikan yang ini cukup menghibur andri  hari ini
Seru juga mancing kolam air asin di Malaysia. Ya, kali ini kami ditemani dua lady angler, Rita Effendi dan Seli, selain itu ada  juga si bocah cantik Lativa, putri dari pasangan Joe Mich dan Rita Efendi.
Jujur saja kami masih penasaran dengan kerapu monster di kolam ini yang belum juga kami naikkan kemarin. Kali ini Andri menggunakan umpan udang, Seli pun melemparkan umpannya. Joe Mich membuka strike pertama,  ikan jenaha berhasil dinaikkan.

Andri menyusul,  lativa membantu menggulung reel andri. Ikan pun berhasil dinaikkan. Lativa begitu riang gembira ketika berhasil mendapat Jenaha. Sekilas ikan jenaha ini mirip sekali dengan black bass.
Mancing terus berlanjut dan Joe Mich  kembali strike dan berhasil menaikan jenaha. Gelak tawa benar-benar meliputi kami. Sekarang giliran saya, “Aduuhh masih ikan jenaha juga,” kata saya dalam hati.
Seli pun strike! Sensasi tarikan ikan ini cukup membuat seli kewalahan namun ia berhasil juga. Taklama kemudian giliran Rita Efendy, sang biduanita melayani fight dengan ikan. Ia pun berhasil.
Meski dalam hati kami cukup kecewa, lantaran target  sebenarnya belum berhasil kami menaikkan yaitu kerapu monster, namun pengalaman memancing di kolam unik ini merupakan satu moment yang tak terlupakan. Yang terpenting di sinilah adalah mancing bersama keluarga suka cita akan berlipat ganda. Mancing Mania mantaap !***Dudit Widodo

0 komentar:

Posting Komentar