Kamis, 20 Juni 2013



Herman “Mbah Toman” Kuncen Toman Lampung
Herman pemandu mancing ikan snakehead di Lampung.  Orang supel, ramah dan sederhana. Gesit dan lincah  untuk menyiapkan semua kebutuhan berburu snakehead fish.

Herman Guide Fishing
Dikalangan pancinger  snakehead Indonesia, nama Herman atau yang sering dipanggil dengan nama mbah toman sudah tidak asing lagi. Ia salah satu pancinger yang berjiwa sederhana namun mau menuntun pancinger untuk menemukan impian mendapat ikan-ikan snakehead seperti toman. Meski dirinya tak menganggap guide fishing namun para pancinger yang datang kepadanya dan memberi gelar padanya sebagai pemandu memancing toman di wilayah  Lampung.
“Entah bagaimana cerita mereka para pancinger di berbagai wilayah Indonesia pada kenal saya. Mungkin mereka suka ngobrol di forum internet soal mancing toman dan yang pasti mereka akan tanya siapa yang bisa dihubungi di Lampung. Nah lantaran waktu itu sekitar 5 tahun kebelakang tak banyak yang menggemari mancing casting seperti sekarang, maka banyak yang meminta saya untuk memandunya,” cerita Herman.
Tatkala banyak kawan yang mengajak memancing toman, ia pun sibuk mempersiapkan semua peralatan memancing dan logistik makanan untuk wild fishing. Dengan kelincahannya mempersiapkan semua logistik dan sikapnya yang ramah disertai pintar mancing casting membuat siapapun akan senang  jika mancing bersamanya.   Lantaran kegesitannya apalagi tatkala memancing, akhirnya banyak orang memberi gelar Herman Mbah Toman. Banyak pancinger mengatakan dialah kuncen mancing toman  di wilayah Lampung. Meski banyak yang mengatakan demikian namun Herman dengan rendah hati tak mau di sebut demikian. “Saya hanya pancinger biasa bukan kuncen,”katanya serius. 
Meski dia menolak gelar guide mancing toman dan gelar kuncen toman, namun para pancinger snakehead yang memberikan gelar tersebut yang akhirnya melekat pada dirinya. Setiap pancinger snake head dari berbagai wilayah Indonesia yang datang ke Lampung bersama Herman,  pasti mereka akan mengatakan bahwa peran Herman sangat tinggi baik dalam persiapan logistic sampai mendapat ikan. “Persahabatan sehobi membuat saya banyak saudara. Itulah yang saya ambil dalam setiap kawan yang mau memburu ikan toman di wilayah GPM maupun Indolampung. Persahabatan nilainya lebih tinggi dibandingkan nilai uang yang diberi,” katanya kepada berita Mancing.
Kecintaan memang toman sudah ia jalani sejak 10 tahun belakangan ini. Lantaran memancing toman di alam liar yan jauh dari rumah maka Herman mengajak orang sekitar lebung untuk menjadi rekan memancingnya. Herman lalu banyak kenal dengan warga yang sehobi dan bila mana kemalaman maka dirinya menginap warga saat malam hari. “Tak kenal maka tak sayang. Nah dengan saya kenal akrab dengan warga, maka tatkala malam kita bisa menginap dirumahnya, Pak Markus tahukan bagaimana warga setempat yaiu pak Amin menyambut kita dengan akrab, itulah hasil dari hidup berteman,” cerita Herman sangat filosofis.
Kini dikala era tehnologi serba cepat, nama Herman Mbah Toman tetap naik tinggi, namun tetap dirinya menganggap hanya seorang yang memiiki hobi memancing tidaklah lebih. Kesederhanaan pancinger ini ternyata yang membuat dirinya bahagia tatkala memancing bersama kawan-kawannya.***bm

2 komentar:

  1. Salute buat Om Herman..............

    BalasHapus
  2. wah salut deh, tak kenal maka tak sayang. Salam kenal, semoga majalah berita mancing makin hangat di komunitas casting toman di Indonesia

    BalasHapus