Rabu, 29 Mei 2013



Pertama kali melihat memancing ikan escolar di Maluku Tenggara, saat itu kami berkesimpulan bahwa ikan yang dijuluki “ikan setan” ini merupakan spesies ikan yang menantang. Bukan hanya tenaga yang kuat saat terpancing namun pencarian lokasinya di dasar lautan memerlukan keahlian khusus mancing dasar yang jelas-jelas sangat menantang.
Marcus Widhi Nugroho dengan ikan escolar yg di pancing di Tual Maluku Tenggara

Ikan Escolar atau gindara (Lepidocybium flavobrunneum), bobotnya bisa sampai 50 kg. Sisiknya yang berwarna hitam kecoklatan. Mata besar dan yang menyala tajam.Ikan Escolar termasuk ikan  langka dan  banyak ditemukan di perairan Indonesia di kedalaman 200 m – 850 m. Escolar juga banyak disebut orang dengan nama snake macarel, juga sering kali disebut orang dengan nama butterfish (ikan mentega) atau white tuna (tuna putih). Banyak sekali kontroversi akan penjualan ikan escolar ini di Negara-negara luar seperti Italia dan Jepang, ini semua disebabkan karena issue kesehatan yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi ikan tersebut. Escolar lahir dengan warna coklat dan warnanya akan berubah menjadi coklat tua dan akan menjadi hitam disaat ikan ini mencapai dewasa. Ikan ini dapat mencapai ukuran 2m, escolar tidak bisa mencerna wax esters (gempylotoxin) yang terdapat dimakanannya (natural diet) , oleh karena ini tubuh daripada escolar ini mengandung minyak sebanyak 14% sd 25%. 
Cara makan escolar tergolong unik karena tidak langsung menyambar umpan. Ikan akan menyedot pelan-pelan. Memasukan umpan ke mulut lalu membuangnya kembali dan selanjutnya menyantap lagi dengan agresif. Ketika mengetahui umpan yang dimakan ada kailnya ikan ini  marah dan  mengamuk sangat dahsyat, bagaikan kerbau yang mengamuk.
 
Mrs. Saxon memancing ikan escolar di Alor Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Ikan escolar oleh masyarakat nelayan dikenal juga sebagai ikan Opu atau ikan raja-raja. Dulu kala para bangsawan dan raja saat melaksanakan hajatan hidangan utamanya adalah  ikan escolar. Maka ikan ini juga di sebut sebagai ikan para Raja (Opu). Ikan ini  hidup pada kedalaman antara 150-200 meter. Bagi para pancinger mendapat  ikan sscolar sebagai supremasi tertinggi dalam prestainya.
Daging ini memiliki memiliki kandungan Omega3 tinggi dan berkasiat  tinggi untuk melarutkan kolesterol dalam tubuh. Kasiat lain adalah bisa meningkatkan dengan cepat trombosit pada darah bagi penderita demam berdarah dan juga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit Typhus secara cepat.

Tim Dynasty pemburu escolar dengan kapten team Pak Wanto (duduk paling kanan)

Lantaran banyak khasiatnya  maka ikan ini menjadi incaran banyak orang karena sangat baik untuk dikonsumbi oleh anak-anak dalam usia pertumbuhan terutama untuk pertumbuhan otak dan kecerdasannya. Bagi kalangan dewasa yang mengalami gejala kelebihan kolesterol dapat digunakan untuk mengurangi tumpukan lemak jenuh dalam tubuh. Namun takala kita makan pertama kalinya akan terkena  dampak  sakit perut, mulas kemudian buang-buang air yang cukup hebat. Menurut hasil penelitian itu adalah reaksi ketika minyak ikan ini membongkar lemak yang ada dalam perut kita, lalu membuangnya keluar melalui dubur. Efek andungan wax ester yg terdapat didalam escolar ini dapat menyebabkan keriorrhea (mengalirnya kandungan wax atau lilin disaat buang air besar), keriorrhea ini mirip dengan diare, hanya saja badan kita akan mengeluarkan kandungan minyak atau wax yang berwarna kuning sedikit kerorange, sedangkan diare mengeluarkan cairan. Banyak terdapat efek samping seperti: keram pada bagian perut, pusing pusing, muntah-muntah, dan mual, maupun buang air besar yang tak tertahankan. Reaksi dari memakan ikan ini dapat dirasakan paling cepat 30 menit dan akan berlangsung selama 36 jam. Ada 2 cara untuk mengindari keriorrhea, yang pertama adalah dengan melimitkan porsi escolar tidak lebih dari  6 ounces, yang kedua adalah dengan mengkonsumsi escolar dari daging bagian buntut, ini dikarenakan bagian dari buntut wax yang persentasinya jauh lebih kecil dibandingkan dengan bagian lainnya. Pemanggangan adalah cara yang terbaik untuk menurunkan percentasinya anda akan keriorrhea.Semoga bermanfaat*** mrk - disarikan dari berbagi sumber

2 komentar:

  1. Informasi yang sangat berguna dan bermanfaat... x-)

    BalasHapus
  2. Sedikit untuk dikoreksi pada gambarnya Om Marcus :) , gambar tersebut adalah untuk jenis Oilfish (Ruvettus Pretiosus Cocco) bukan Escolar (Lepidocybium Flavobrunneum), sama2 disebut ikan setan, tapi kalau oilfish disebut ikan Setan Buduk karena bentuk sisik yang lebih kasar dan terlihat seperti terkena penyakit buduk. Ciri kedua adalah bentuk badan Escolar lebih bulat, tidak pipih seperti Oilfish. Ciri ketiga adalah bila dilihat dari samping bentuk kepala untuk Escolar semakin ke depan / arah mulut lebih meruncing, sedangkan Oilfish tidak meruncing. Dan ciri ke-empat adalah terdapat sirip tambahan di kiri dan kanan pangkal ekor untuk Escolar, sedangkan Oilfish tidak. Mohon maaf hanya bermaksud sekedar meluruskan dan menambahkan informasi saja agar semua teman2 pemancing juga bisa mendapat informasi berguna. Terimakasih

    BalasHapus